ui

Kita tiba di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia atau yang biasa disingkat FEB ini sekitar pukul 09.00. setibanya disana kami langsung disambut oleh BEM FEB UI menuju sebuah ruangan tertutup di lantai 3. Dengan modal snack kotak (dikasih), Kami https://time4papers.net https://time4papers.net https://time4papers.net memasuki ruangan tersebut. Ruangan itu ber-AC, memilki meja yang membentuk kotak ditengah ruangan, sangat cocok untuk rapat. Dibelakangnya tersedia 25an kursi, dan disanalah kita duduk menyimak presentasi tentang FEB UI. Dengan mic yang persis seperti yang ada di gedung DPR, Kak Aulia dan Kak Adam menjelaskan segala hal yang berkaitan dengan FEB di UI. Mulai dari cara masuk hingga biaya yang harus dikeluarkan dijelaskan oleh mereka.

Setelah sekitar 1 jam mendengarkan presentasi yang menarik, dibukalah sesi Tanya-Jawab. Sangat beragam pertanyaan yang dilontarkan oleh kelas 11 IIS ini, mulai dari Buku yang dibuat oleh salah satu dosen di FEB, cara bertahan hidup di kos-kosan, hingga pandangan FEB tentang pemerintahan Jokowi pun ditanyakan.

“Kami mendukung kebijakan kenaikan BBM oleh pemerintahan Jokowi.. dan kami adalah satu dari 4 BEM Fakultas di UI yang mendukung kebijakan BBM tersebut, sedangkan BEM UInya sendiri itu menolak kenaikan BBM.” Itulah jawaban yang diberikan oleh ketua BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ketika ditanya pendapatnya tentang pemerintahan Jokowi dilihat dari aspek ekonominya.

“Kenapa? Karena subsidi BBM yang telah berlangsung sejak lama itu nggak efektif. Salah sasaran, yang menggunakan bukan rakyat menengah kebawah, tapi justru kebanyakan rakyat menengah keataslah yang menggunakannya. Dan atas dasar itu kita mendukung penghapusan subsidi untuk BBM.” Lanjut Fajar, Ketua BEM FEB.

Setelah sesi Tanya-jawab selesai, kami diantar oleh kakak-kakak dari FEB mengelilingi Komplek FEB, ada perpustakaan FEB yang hanya FEB satu-satunya fakultas yang memiliki perpustakaan di UI, perpustakaan itu sangat besar. Terdiri dari empat lantai dengan gedung yang tampak dari luar 2 kali besarnya gor As-Syifa. Di FEB juga ada kafe, kantin, mini market, dan toko elektronik.

“Kalo kamu kuliah di jurusan Akutansi nanti bisa dapet diskon disini.” Kata salah satu kakak dari BEM FEB UI sembari membanggakan jurusannya.

“Kalo jurusan yang lain?”

“Nggak dapet diskon. Yang dapet cuman jurusan Akutansi.”

“Ooohh..” Gumam kami secara serempak.

Sehabis jalan-jalan memutari seluruh komplek Fakultas Ekonomi dan Bisnis, kita berfoto bareng di depan tugu lambang UI yang bercorak abu-abu sebagai tanda bahwa itu FEB, sebab, perbedaan fakultas di UI hanya dibedakan berdasarkan warna. Sudah puas berfoto ria, kita jalan kembali menuju bis yang telah menunggu di depan gerbang Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Berkunjung ke FEB sangat membuat anak-anak kelas 11 IPS tertarik untuk masuk ke FEB UI. Itu terbukti dari semakin banyaknya daftar anak-anak kelas 11 IPS yang bercita-cita kuliah di UI.

😀  Terimakasih Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia! 😀