NOBAR G30SPKI

NOBAR G30SPKI

Nobar atau singkatan dari Nonton Bareng kali ini dilaksanakan pada Sabtu, 30 September 2017.

Acara yang kali ini dilangsungkan di Aula Yusuf Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Selain dihadiri para siswi SMAIT As-Syifa dihadiri juga oleh Pak Marhusin selaku kepala sekolah, beberapa TNI dan para bunda Wali Asrama . Dengan menonton film yang mengisahkan tentang gerakan peristiwa 30 september diharapkan menjadi pembelajaran bagi para santri As-Syifa, seperti yang dikutip dari sebuah artikel bahwa Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan “Tujuannya bukan untuk mendiskreditkan siapa yang salah, tapi memberi gambaran jangan sampai peristiwa yang pahit dan hitam itu terjadi lagi,”

Selain itu kegiatan ini juga dapat menyadarkan pentingnya jiwa nasionalisme dan memperingati sejarah yang beberapa puluh tahun terjadi, sebagaimana presiden pertama kita Ir.Soekarno berkata “JAS MERAH” jangan sekali sekali melupakan sejarah.

IMG_0599 (2)aaa

Launching Bahasa

Launching Bahasa

Launching bahasa yang dilaksanakan oleh departemen bahasa dari OSIS adalah salah satu acara di SMA IT As-Syifa Boarding School. Pak Kiki selaku penanggung jawab menyatakan bahwa bahasa adalah salah satu cara meraih kesuksesan,bukan hanya sekedar kesuksesan individu tapi untuk umat.

Pada launching bahasa kali ini selain dilangsungkannya pelantikan Language Ambassador atau duta bahasa, terdapat juga sosialisasi program bahasa di SMAIT As-Syifa yang antara lain language day,Halaqoh Bahasa,Lafest (Language Festival), Muhadharah Kubra, Tazwidul Mufrodat, dan masih banyak lagi program-program lainnya. Di penghujung acara para Languange Ambassador menampilkan drama tentang pentingnya bahasa.

Salsabila Shofa sebagai ketua departemen bahasa juga berkata bahwa berbagai program ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing para murid SMAIT As-Syifa Boarding School.

bahasaDSC_2205

DSC_2207

DSC_2186

 

 

Harvard Gelar Forum Riset Keuangan Syariah

Harvard Gelar Forum Riset Keuangan Syariah

harvard

Harvard University – (Foto: kaskus.co.id)

dakwatuna.com –  Sebanyak 43 kertas kerja dipaparkan para pembicara yang datang dari berbagai negara di antaranya https://coolpaperservice.com https://coolpaperservice.com https://coolpaperservice.com Inggris, Prancis, Jerman, Australia, India, Pakistan, Arab Saudi, UAE, Indonesia, Malaysia, selain tuan rumah Amerika, tentang isu seputar asuransi syariah.

Forum riset keuangan syariah itu diadakan “The Eleventh Harvard University Forum on Islamic” yang berlangsung selama tiga hari dari 25-27 April, demikian Murniati Mukhlisin, PhD Student in Accounting University of Glasgow Scotland, United Kingdom yang ikut mempresentasikan kertas kerjanya, kepada Antara London, Senin.

Direktur, Islamic Finance Project, Harvard Law School, Harvard University, Nazim Ali mengatakan Forum keuangan syariah yang kali ini bertemakan takaful dan konsep mutualisme ini telah berlangsung sejak 1994 dan senantiasa didukung oleh Harvard Business School dan Harvard Law School.

Dalam forum yang diselenggarakan di kampus nomor satu di dunia ini, Indonesia diwakili tiga orang pembicara yaitu Murniati Mukhlisin, dosen Akuntansi Islam dan anggota manajemen kampus STEI Tazkia, Dr. Raditya Sukmana, Ketua Prodi Ekonomi Islam, Universitas Airlangga, dan Dr. Sutan Emir Hidayat, pengajar di University College of Bahrain.

Murniati yang memaparkan risetnya tentang akuntansi untuk takaful menjelaskan bahwa akuntansi memainkan peranan penting untuk menunjang pertumbuhan industri takaful sehingga diperlukan standar akuntansi yang sesuai dengan industri.

Saat ini beberapa negara mengadopsi standar IFRS 4 untuk industri tersebut yang menyebabkan terjadinya ketidaksesuaian dalam pelaporan karena ada aspek – aspek syariah yang tidak tercakup di dalamnya.

Hal ini terjadi salah satunya adalah faktor politik ekonomi yang mengarahkan keputusan untuk mengadopsi standard pelaporan keuangan internasional tersebut.

“Bagusnya, Indonesia saat ini masih konsisten mengikuti standar syariah yang dikeluarkan oleh IAI walaupun keputusan Indonesia dalam forum G20 sudah mutlak yaitu mengadopsi penuh IFRS,” ujar Murniati.

Raditya dan Sutan yang membentangkan paper yang sama menitikberatkan pada tantangan tentang takaful mikro yang sekarang sedang marak di Indonesia.

Diperlukan sosialisasi yang lebih marak bagi masyarakat Indonesia tentang pentingnya proteksi asuransi syarat syariah terutama dalam ruang lingkup asuransi mikro.

Untuk itu, diperlukan banyak SDM dan agensi yang mengembangkan takaful mikro di Indonesia. Saat ini Takmin adalah satu-satunya agen takaful mikro di Indonesia.

Di bawah pimpinan Agus Haryadi, mantan pemimpin perusahaan takaful terbesar di Indonesia dan juga salah seorang pendiri STEI Tazkia, Takmin telah mendampingi 315 keuangan mikro syariah dengan jumlah peserta 377.370 orang, kata Murniati Mukhlisin. (antara/sbb/dakwatuna)

..

Bukan Sekolah Robot

Bukan Sekolah Robot

Ilustrasi. (Ibnu Qadri Al-Banjari)

Ilustrasi. (Ibnu Qadri Al-Banjari

dakwatuna.com – Seorang siswa mendapat tugas dari gurunya. Tugasnya adalah mencari 20 keinginan dua orang tetangga. Tetangga yang pertama boleh orang yang tinggal di dekat rumah, sedangkan tetangga yang kedua harus tinggal https://termpaperservice.net https://termpaperservice.net https://termpaperservice.net berjauhan dari rumahnya.

Tetangga pertama yang  dikunjungi bernama pak Slamet. Bapak ini merupakan orang yang berkecukupan. Awal kedatangan siswa ini, sebut namanya Rima, membuat bapak ini bingung. Tapi setelah dijelaskan kepada bapak itu maksud dan tujuan kedatangan Rima, akhirnya bapak itu mengerti.  Setelah menuliskan keinginan bapak itu, akhirnya Rima berpamitan pulang.

Malam kedua, Rima mengunjungi tetangga kedua yang rumahnya agak jauh dari rumah Rima. Bapak yang bernama Sam ini hanya menyambut Rima di teras rumah dengan kursi bambu karena ruang tamu terpakai oleh anak-anaknya untuk tidur. Hal ini sangat bertolak belakang dengan kondisi rumah pak Slamet yang kaya. Rima juga menyampaikan maksud dan tujuannya mendatangi bapak itu perihal tugas yang diberikan oleh guru kepadanya. Setelah menuliskan 20 keinginan bapak Sam, Rima pun berpamitan pulang.

Di sekolah, setelah berdiskusi dengan guru, akhirnya Rima pun menentukan apa saja keinginan  kedua bapak itu yang termasuk kebutuhan. Meski begitu, tugas pelajaran ekonomi   tentang materi “keinginan dan kebutuhan” belum selesai. Rima harus menyampakan hasil analisisnya kepada kedua Bapak itu.

Pada malam berikutnya Rima mendatangi rumah Pak Slamet untuk menyampaikan apa saja diantara 20 keinginan bapak itu yang menjadi kebutuhan.

“Setelah saya analisis apa saja yang menjadi kebutuhan Bapak dan mengurutkannya, ternyata yang menjadi kebutuhan Bapak yang pertama adalah membeli mobil. Dengan membeli mobil, bapak akan mudah mengantarkan semua anak-anak bapak ke sekolah”

Mendengar penjelasan Rima, Pak Slamet dan Bu Slamet tertawa. “Betul kan Bu, kita harus beli mobil lagi. Kau hebat Rima. Analisismu bagus sekali.”

Mendengar pujian itu Rima malah menangis. Pak Slamet pun bingung dan menanyakan kepada Rima perihal dia menangis.

“Saya melakukan riset ini pada dua keluarga Pak. Saya juga mewawancarai Pak Sam yang tinggal agak jauh dari sini. Tapi hasil riset saya yang kedua sangat menyedihkan. Saya baru saja dari sana. Kebutuhan utama Pak Sam adalah pekerjaan untuk memberi makan sembilan anaknya.”

Dengan mata yang masih berkaca-kaca, Rima pamit pulang. Dua minggu kemudian terjadi hal mengejutkan yang takkan dilupakan Rima seumur hidup. Pak Slamet sesuai anjuran Rima membeli mobil dan ternyata juga mempekerjakan Pak Sam sebagai sopirnya.

Kedua Bapak itu datang kesekolah dan berterima kasih kepada Rima dan sang guru. Mereka berterima kasih karena metode pembelajaran yang diberikan oleh guru kepada Rima telah menembus batas sekolah dan kehidupan nyata.

Dari sepenggal cerita di atas, kita tahu bahwa sekolahnya Rima adalah sekolah yang telah memanusiakan muridnya. Bukan menjadikan siswanya sebagai robot.

Sekolahnya manusia adalah sekolah yang bisa membuat siswanya kreatif. Tidak hanya mendengarkan ceramah guru, mulai dari materi disampaikan hingga materi berakhir. Tentu, ini akan membuat siswa mengantuk, bosan dan mengobrol dengan temannya karena tidak menariknya cara guru dalam mengajar.

Untuk menghindari pembelajaran yang monoton itu, dalam buku Sekolahnya manusia, Munif Chatib telah menjelaskan metode dan strategi pembelajaran yang dapat  membuat siswa belajar dengan senang hati. Metode ini tidak seperti yang diterapkan di kelas-kelas pada umumnya.

Sepotong cerita tadi juga merupakan salah satu strategi pembelajaran kreatif yang melibatkan siswa secara langsung. Bahkan penilaian yang diberikan terhadap pembelajaran ini tidak hanya dari ranah kognitif. Tetapi juga dari ranah psikomotorik dan afektif. Tanpa tata krama dan kemampuan berkomunikasi yang bagus, tentu Rima tidak akan bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik.

Tak hanya tentang strategi belajar kreatif dan penilaian yang dibahas dalam buku tersebut, tapi juga tentang  cara kita memaknai kecerdasan siswa. Kebanyakan sekolah hanya menganggap siswa pintar jika dapat menyelesaikan soal hitung-hitungan dalam waktu singkat. Dari teori Multiple Intelegences yang di temukan oleh Howard Gardner,  sebenarnya semua murid itu pintar. Semua siswa memiliki kecerdasan masing-masing. Siswa belum bisa mengerjakan soal-soal itu dengan cepat dan tepat  karena sang guru belum mengajarkan pelajaran itu dengan cara yang disukai oleh anak tersebut. Jadi guru belum mengajar sesuai dengan kecendrungan kecerdasan yang dimiliki anak.

Oleh karena itu, agar guru mengetahui kecerdasan apa saja yang dimiliki oleh sang anak, maka sekolah ketika melakukan penerimaan siswa baru harus melakukan MIR (Multiple Intelegences Research). Dengan hasil MIR, guru dapat mengetahui kecerdasan apa yang dimiliki oleh setiap anak.

Diketahuinya kendrungan kecerdasan sang anak, maka guru bisa membuat lesson plan yang metode pembelajarannya sesuai dengan apa yang disukai siswa. Jika guru telah mengajar dengan cara yang disukai siswa, tentu materi yang disampaikan dapat terserap dengan baik. Jika semua siswa paham dengan apa yang diajarkan oleh sang guru, maka tidak akan ada istilah siswa bodoh.

“God Partikel”

Ilustrasi. (inet) 
Banyak pertanyaan dari masyarakat awam mengenai apa itu god particle, atau dalam terjemahan literasi nya disebut dengan partikel Tuhan. Sebenarnya berita ditemukannya partikel Tuhan ini sudah sejak tahun 2012, dan kemudian baru baru ini kembali menghangat mengingat penemu dari partikel Tuhan ini, yaitu François Englert dan https://pay4essay.net https://pay4essay.net https://pay4essay.net Peter W. Higgs menerima hadiah nobel tahun 2013 pada tanggal 8 Oktober 2013.

Baiklah, mengenai bahasan pertama yaitu, apa sebenarnya partikel Tuhan itu? Partikel Tuhan atau dalam kalangan ilmuwan disebut dengan Higgs Boson adalah suatu partikel yang memberikan massa pada suatu benda. Jika kita mengenal saat SMP bahwa material itu terbentuk dari elektron, proton, dan neutron. Maka penyusun dari sebuah neutron(neoukleus) dapat didefinisikan sebagai quark atau juga bisa lepton (baru ditemukan 2), dan penyusun dari quark ini adalah beberapa partikel sub atomik lagi yang salah satunya adalah up, down, top, bottom, charm, dan strange (baru ditemukan 6). Lepton pun tersusun dari beberapa partikel sub atomik yang juga baru ditemukan ada 6, yaitu electron, electron neutrino, muon, mupn neutrino, tau, dan tau neutrino. Kesemua dari partikel level sub atomik itu mempunyai fungsi sendiri-sendiri dalam suatu penyusun dari atom, dan ditemukannya partikel sub atomik yang dinamakan Higgs boson (partikel Tuhan) adalah yang mempunyai fungsi sebagai pemberi berat dari atom.
Terus pertanyaan selanjutnya yang muncul, bagaimana menelitinya? Partikel ini ditemukan cara membuat tumbukan antar partikel subatomik, yang membutuhkan energi yang sangat tinggi. Padahal sekali proses dalam menumbukkan belum tentu akan menghasilkan partikel Tuhan. Butuh waktu berpuluh-puluh tahun untuk mendapatkan partikel Tuhan ini. Dan alatnya yang buat numbukkan ini panjangnya sampai 27km untuk proses akselerasi partikel buat tumbukannya karena membutuhkan energi yang sangat tinggi dengan biaya pembuatan alatnya mencapai 3 triliun euro.
Para ilmuwan sangat senang ditemukannya partikel ini karena dapat mengungkap misteri dibalik adanya alam semesta di mana teori yang paling mungkin sekarang ini adalah teori big bang. Mengapa? Sebab dengan ditemukannya partikel ini, yaitu partikel dengan level subatomik di mana berfungsi sebagai pemberi massa, maka kita bisa tahu mengapa terjadinya adanya suatu massa setelah terjadinya collision/tumbukan, hingga kita bisa tahu mengapa terjadinya tumbukan di alam semesta pada zaman dahulu yang menyebabkan adanya massa (yang kita tahu seperti sekarang). Oleh sebab itulah, maka partikel ini disebut juga dengan partikel Tuhan. Sehingga, para ilmuwan yakin, ditemukannya partikel ini dapat menjawab teka teki yang selama ini belum terjawab mengenai alam semesta terutama mengenai “berat” atau istilah ilmiahnya massa.
Menurut saya, dengan ditemukannya partikel Tuhan ini akan lebih membuktikan adanya Tuhan yang menciptakan alam semesta, di mana sekarang manusia untuk menemukan partikel Higgs boson(partikel Tuhan) dengan menciptakan bigbang kecil-kecilan saja perlu buat alat akselerasi partikel subatomic yang mencapai panjang 27km dengan biaya yang gila-gilaan (sekitar 3 trilyun euro), sehingga hampir tidak mungkin zaman dahulu big bang terjadi kebetulan. Jika melihat probabilitas terjadinya ketidaksengajaan dalam proses collision/tumbukan/bigbang di alam semesta yang luasnya alam semesta itu hampir mendekati tak hingga, sehingga membuat probabilitas terjadi nya ketidaksengajaan pada proses collision (big bang) menjadi mendekati kemustahilan. Penjelasannya adalah jika ada jalan raya 2 arah, semakin sempit jalannya, maka probabilitas(kemungkinan) terjadinya tabrakan akan semakin tinggi, tapi jika jalannya luas banget (seluas benua Amerika misalnya) dan kendaraan bergerak acak, maka probabilitas terjadinya tabrakan akan semakin rendah dan bahkan mendekati mustahil (belum lagi semakin kecil kendaraan akan membuat probabilitas terjadinya tubrukan akan semakin rendah lagi). Sehingga dapat disimpulkan bahwa proses terjadinya big bang pada zaman dahulu yang menjadi titik awal terjadinya alam semesta adalah campur tangan dari Tuhan yang Maha Berkehendak, yang membuat probabilitas terjadi tumbukan yang hampir mustahil menjadi terjadi adanya.
Mungkin sekian artikel dari saya kali ini, semoga dapat bermanfaat dan menambah keimanan kita. Mohon jika ada koreksi dalam hal penjelasan atau pun data-datanya, karena saya hanya manusia biasa yang tidak lepas dari khilaf…

Turki Tawarkan Kuliah Gratis bagi Mahasiswa Indonesia

Mesjid Hagia Sophia di Istanbul, Turki
Duta Besar Turki untuk Indonesia, Zekeriya Akçam,mengajak warga negara Indonesia (WNI) untuk menuntut ilmu ke negerinya. Pemerintah Turki setiap tahunnya memberikan kesempatan kepada lebih dari 100 siswa asal Indonesia untuk kuliah di Turki melalui program https://termpaperservice.net https://termpaperservice.net https://termpaperservice.net beasiswa.

Beasiswa ini mencakup semua biaya, termasuk kuliah, uang saku bulanan, akomodasi, hingga tunjangan kesehatan. Demikian kata Zekeriya, ketika ditemuiVIVAnews pada Selasa malam di Ballroom Hotel Shangri-La dalam perayaan hari jadi ke-90 Turki.

“Kami memberikan lebih dari 100 beasiswa bagi WNI supaya mereka bisa belajar di Turki. Beasiswa ini tersedia untuk berbagai jenjang pendidikan, yakni sarjana dan pasca sarjana,” kata dia.

Menurut informasi dari laman Pemerintah Turki, besaran uang saku per bulan yang diterima yakni 500 lira Turki atau setara Rp2,7 juta untuk program diploma dan sarjana, 750 lira Turki atau Rp4,1 juta dan 1.000 lira Turki atau Rp5,5 juta.

Beasiswa ini mencakup semua biaya, termasuk kuliah, uang saku bulanan, akomodasi, hingga tunjangan kesehatan. Demikian kata Zekeriya, ketika ditemuiVIVAnews pada Selasa malam di Ballroom Hotel Shangri-La dalam perayaan hari jadi ke-90 Turki.

“Kami memberikan lebih dari 100 beasiswa bagi WNI supaya mereka bisa belajar di Turki. Beasiswa ini tersedia untuk berbagai jenjang pendidikan, yakni sarjana dan pasca sarjana,” kata dia.

Menurut informasi dari laman Pemerintah Turki, besaran uang saku per bulan yang diterima yakni 500 lira Turki atau setara Rp2,7 juta untuk program diploma dan sarjana, 750 lira Turki atau Rp4,1 juta dan 1.000 lira Turki atau Rp5,5 juta.

“Kami memberikan lebih dari 100 beasiswa bagi WNI supaya mereka bisa belajar di Turki. Beasiswa ini tersedia untuk berbagai jenjang pendidikan, yakni sarjana dan pasca sarjana,” kata dia.

Menurut informasi dari laman Pemerintah Turki, besaran uang saku per bulan yang diterima yakni 500 lira Turki atau setara Rp2,7 juta untuk program diploma dan sarjana, 750 lira Turki atau Rp4,1 juta dan 1.000 lira Turki atau Rp5,5 juta.

Menurut informasi dari laman Pemerintah Turki, besaran uang saku per bulan yang diterima yakni 500 lira Turki atau setara Rp2,7 juta untuk program diploma dan sarjana, 750 lira Turki atau Rp4,1 juta dan 1.000 lira Turki atau Rp5,5 juta.

Ditanya VIVAnews soal perlunya penguasaan Bahasa Turki untuk meraih beasiswa itu, Zekeriya, menyebut hal itu tidak perlu. “Bahasa Turki akan Anda pelajari selama setahun nanti di sana, usai dinyatakan lolos,” kata Akçam.

Tenggat waktu untuk pengajuan beasiswa pada tahun selanjutnya, menurut Zekeriya, ada pada bulan Maret dan Mei 2014. Dia menjamin, semua pelajar asing yang berkuliah di Turki akan merasa aman.

Bahkan, unjuk rasa besar-besaran yang sempat mencuat di Istanbul karena menentang penebangan pohon-pohon di Taman Gezi, dianggap sebagai isu yang dilebih-lebihkan oleh banyak media.

“Peristiwa kemarin hanya terjadi di area seluas 500 meter. Tidak semua warga Turki khawatir soal kerusuhan itu. Demonstrasi kemarin awalnya bermula dari niat penebangan dua atau tiga pohon saja, namun tiba-tiba para pengunjuk rasa memanfaatkan isu itu untuk menuntut hal lain,” paparnya.

Saat ini, Akçam melanjutkan, kondisi di Turki dalam keadaan aman. Sementara itu, ketika ditanya soal jumlah siswa Turki di Indonesia, dia mengaku masih sangat sedikit.

“Kami hanya memiliki satu siswa asal Turki di sini. Itu pun karena dia memperoleh beasiswa budaya dari Pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Mahasiswa Turki itu tengah berkuliah di Bandung. Ditanya penyebab sedikitnya jumlah pelajar asal Turki yang datang ke Tanah Air, Akçam

menyebut kesempatan yang diberikan Pemerintah Indonesia bagi pemuda Turki belajar di sini masih sedikit.

“Tapi, kedua pemerintahan sudah menandatangani kesepakatan di bidang pendidikan, sehingga kami berharap jumlahnya pada tahun-tahun mendatang akan terus meningkat,” kata Akçam. (art)

Ditanya VIVAnews soal perlunya penguasaan Bahasa Turki untuk meraih beasiswa itu, Zekeriya, menyebut hal itu tidak perlu. “Bahasa Turki akan Anda pelajari selama setahun nanti di sana, usai dinyatakan lolos,” kata Akçam.

Tenggat waktu untuk pengajuan beasiswa pada tahun selanjutnya, menurut Zekeriya, ada pada bulan Maret dan Mei 2014. Dia menjamin, semua pelajar asing yang berkuliah di Turki akan merasa aman.

Bahkan, unjuk rasa besar-besaran yang sempat mencuat di Istanbul karena menentang penebangan pohon-pohon di Taman Gezi, dianggap sebagai isu yang dilebih-lebihkan oleh banyak media.

“Peristiwa kemarin hanya terjadi di area seluas 500 meter. Tidak semua warga Turki khawatir soal kerusuhan itu. Demonstrasi kemarin awalnya bermula dari niat penebangan dua atau tiga pohon saja, namun tiba-tiba para pengunjuk rasa memanfaatkan isu itu untuk menuntut hal lain,” paparnya.

Saat ini, Akçam melanjutkan, kondisi di Turki dalam keadaan aman. Sementara itu, ketika ditanya soal jumlah siswa Turki di Indonesia, dia mengaku masih sangat sedikit.

“Kami hanya memiliki satu siswa asal Turki di sini. Itu pun karena dia memperoleh beasiswa budaya dari Pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Mahasiswa Turki itu tengah berkuliah di Bandung. Ditanya penyebab sedikitnya jumlah pelajar asal Turki yang datang ke Tanah Air, Akçam

menyebut kesempatan yang diberikan Pemerintah Indonesia bagi pemuda Turki belajar di sini masih sedikit.

“Tapi, kedua pemerintahan sudah menandatangani kesepakatan di bidang pendidikan, sehingga kami berharap jumlahnya pada tahun-tahun mendatang akan terus meningkat,” kata Akçam. (art)

Tenggat waktu untuk pengajuan beasiswa pada tahun selanjutnya, menurut Zekeriya, ada pada bulan Maret dan Mei 2014. Dia menjamin, semua pelajar asing yang berkuliah di Turki akan merasa aman.

Bahkan, unjuk rasa besar-besaran yang sempat mencuat di Istanbul karena menentang penebangan pohon-pohon di Taman Gezi, dianggap sebagai isu yang dilebih-lebihkan oleh banyak media.

“Peristiwa kemarin hanya terjadi di area seluas 500 meter. Tidak semua warga Turki khawatir soal kerusuhan itu. Demonstrasi kemarin awalnya bermula dari niat penebangan dua atau tiga pohon saja, namun tiba-tiba para pengunjuk rasa memanfaatkan isu itu untuk menuntut hal lain,” paparnya.

Saat ini, Akçam melanjutkan, kondisi di Turki dalam keadaan aman. Sementara itu, ketika ditanya soal jumlah siswa Turki di Indonesia, dia mengaku masih sangat sedikit.

“Kami hanya memiliki satu siswa asal Turki di sini. Itu pun karena dia memperoleh beasiswa budaya dari Pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Mahasiswa Turki itu tengah berkuliah di Bandung. Ditanya penyebab sedikitnya jumlah pelajar asal Turki yang datang ke Tanah Air, Akçam

menyebut kesempatan yang diberikan Pemerintah Indonesia bagi pemuda Turki belajar di sini masih sedikit.

“Tapi, kedua pemerintahan sudah menandatangani kesepakatan di bidang pendidikan, sehingga kami berharap jumlahnya pada tahun-tahun mendatang akan terus meningkat,” kata Akçam. (art)

Bahkan, unjuk rasa besar-besaran yang sempat mencuat di Istanbul karena menentang penebangan pohon-pohon di Taman Gezi, dianggap sebagai isu yang dilebih-lebihkan oleh banyak media.

“Peristiwa kemarin hanya terjadi di area seluas 500 meter. Tidak semua warga Turki khawatir soal kerusuhan itu. Demonstrasi kemarin awalnya bermula dari niat penebangan dua atau tiga pohon saja, namun tiba-tiba para pengunjuk rasa memanfaatkan isu itu untuk menuntut hal lain,” paparnya.

Saat ini, Akçam melanjutkan, kondisi di Turki dalam keadaan aman. Sementara itu, ketika ditanya soal jumlah siswa Turki di Indonesia, dia mengaku masih sangat sedikit.

“Kami hanya memiliki satu siswa asal Turki di sini. Itu pun karena dia memperoleh beasiswa budaya dari Pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Mahasiswa Turki itu tengah berkuliah di Bandung. Ditanya penyebab sedikitnya jumlah pelajar asal Turki yang datang ke Tanah Air, Akçam

menyebut kesempatan yang diberikan Pemerintah Indonesia bagi pemuda Turki belajar di sini masih sedikit.

“Tapi, kedua pemerintahan sudah menandatangani kesepakatan di bidang pendidikan, sehingga kami berharap jumlahnya pada tahun-tahun mendatang akan terus meningkat,” kata Akçam. (art)

“Peristiwa kemarin hanya terjadi di area seluas 500 meter. Tidak semua warga Turki khawatir soal kerusuhan itu. Demonstrasi kemarin awalnya bermula dari niat penebangan dua atau tiga pohon saja, namun tiba-tiba para pengunjuk rasa memanfaatkan isu itu untuk menuntut hal lain,” paparnya.

Saat ini, Akçam melanjutkan, kondisi di Turki dalam keadaan aman. Sementara itu, ketika ditanya soal jumlah siswa Turki di Indonesia, dia mengaku masih sangat sedikit.

“Kami hanya memiliki satu siswa asal Turki di sini. Itu pun karena dia memperoleh beasiswa budaya dari Pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Mahasiswa Turki itu tengah berkuliah di Bandung. Ditanya penyebab sedikitnya jumlah pelajar asal Turki yang datang ke Tanah Air, Akçam

menyebut kesempatan yang diberikan Pemerintah Indonesia bagi pemuda Turki belajar di sini masih sedikit.

“Tapi, kedua pemerintahan sudah menandatangani kesepakatan di bidang pendidikan, sehingga kami berharap jumlahnya pada tahun-tahun mendatang akan terus meningkat,” kata Akçam. (art)

Saat ini, Akçam melanjutkan, kondisi di Turki dalam keadaan aman. Sementara itu, ketika ditanya soal jumlah siswa Turki di Indonesia, dia mengaku masih sangat sedikit.

“Kami hanya memiliki satu siswa asal Turki di sini. Itu pun karena dia memperoleh beasiswa budaya dari Pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Mahasiswa Turki itu tengah berkuliah di Bandung. Ditanya penyebab sedikitnya jumlah pelajar asal Turki yang datang ke Tanah Air, Akçam

menyebut kesempatan yang diberikan Pemerintah Indonesia bagi pemuda Turki belajar di sini masih sedikit.

“Tapi, kedua pemerintahan sudah menandatangani kesepakatan di bidang pendidikan, sehingga kami berharap jumlahnya pada tahun-tahun mendatang akan terus meningkat,” kata Akçam. (art)

“Kami hanya memiliki satu siswa asal Turki di sini. Itu pun karena dia memperoleh beasiswa budaya dari Pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Mahasiswa Turki itu tengah berkuliah di Bandung. Ditanya penyebab sedikitnya jumlah pelajar asal Turki yang datang ke Tanah Air, Akçam

menyebut kesempatan yang diberikan Pemerintah Indonesia bagi pemuda Turki belajar di sini masih sedikit.

“Tapi, kedua pemerintahan sudah menandatangani kesepakatan di bidang pendidikan, sehingga kami berharap jumlahnya pada tahun-tahun mendatang akan terus meningkat,” kata Akçam. (art)

Mahasiswa Turki itu tengah berkuliah di Bandung. Ditanya penyebab sedikitnya jumlah pelajar asal Turki yang datang ke Tanah Air, Akçam

menyebut kesempatan yang diberikan Pemerintah Indonesia bagi pemuda Turki belajar di sini masih sedikit.

“Tapi, kedua pemerintahan sudah menandatangani kesepakatan di bidang pendidikan, sehingga kami berharap jumlahnya pada tahun-tahun mendatang akan terus meningkat,” kata Akçam. (art)

“Tapi, kedua pemerintahan sudah menandatangani kesepakatan di bidang pendidikan, sehingga kami berharap jumlahnya pada tahun-tahun mendatang akan terus meningkat,” kata Akçam. (art)

Duta Besar Turki untuk Indonesia, Zekeriya Akçam,

Sementara itu, untuk biaya akomodasi, setiap mahasiswa dapat tinggal di asrama yang disediakan oleh kampus mereka secara gratis. Namun, apabila mereka ingin tinggal di luar asrama, biaya itu harus ditanggung pribadi.

*sumber:http://m.news.viva.co.id/news/read/454904-turki-tawarkan-kuliah-gratis-bagi-mahasiswa-indonesia