ASRAMA SMA PUTRA

ASRAMA SMA PUTRA

Sekolah ber asrama atau lebih dikenal

https://assignmentdone4you.com https://assignmentdone4you.com https://assignmentdone4you.com

dengan sebutan Boarding School adalah sistem sekolah dimana peserta didik dan juga para guru dan pengelola sekolah tinggal di asrama yang

berada dalam lingkungan sekolah dalam kurun waktu tertentu biasanya satu semester diselingi dengan berlibur satu bulan sampai menamatkan sekolahnya (Arsy Karima Zahra, 2008)

Begitupun dengan SMAIT Assyifa Boarding School, sekolah ini didirikan sejak tahun 2009 yang terletak di Kabupaten Subang tepatnya di Desa Tambak mekar, Kecamatan jalan Cagak, Kabupaten Subang sudah sejak awal menggunakan konsep asrama. Adapun tujuan didirikan sekolah berasrama ini salah satunya adalah untuk mengakomodir harapan-harapan stake holder dalam hal

ini orang tua murid untuk pemenuhan pendididikan anak-anaknya yang lebih Komprehensif, sebab dengan konsep sekolah ber asrama anak-anak tidak hanya diberikan pendidikan pada tataran akademis saja, akan tetapi juga di ajarkan tentang pendidikan karakter, pendidikan agama plagiatsprГјfung dengan porsi yang lebih dibandingkan dengan sekolah-sekolah umum lainnya yang tidak ber asrama. Khususnya di SMAIT Assyifa Boarding School anak-anak akan mendapatkan pelayanan pendidikan pada 3 wilayah yaitu : Sekolah (akademis), Asrama (karakter) dan Kepesantrenan (Ibadah).

 VISI

 “ Membentuk dan Membina Karakter Pemimpin Peradaban yang Cerdas dan Berakhlakul karimah ”

 MISI

  • Menciptakan lingkungan asrama yang kondusif  dalam membentuk dan membina karakter pemimpin
  • Menumbuhkan habit positif  dalam aktifitas murid untuk menghadapi kehidupan pasca usia sekolah
  • Menumbuhkan karakter murid dalam hal Ibadah yang benar, ahklakul karimah, kemandirian, kerja sama dan rasa tanggung jawab terhadap diri, lingkungan dan agamanya.
  • Membentuk dan mengembangkan minat, bakat dan life skill
  • Menjalin hubungan  dan koordinasi yang sinergis dan harmonis dengan bidang-bidang di internal assyifa
  • Membuat wadah komunikasi yang sinergis dan produktif dengan pihak eksternal      (orang tua,    lembaga kemitraan, dan lembaga lainnya)