Begin Everything With Bismillah

Oleh: Aghniya Humaira

Mungkin kita pernah mengeluh lelah ketika belajar, berat ketika harus berkorban lebih banyak untuk suatu hal yang bukan kepentingan https://all-assignment-help.com https://all-assignment-help.com https://all-assignment-help.com diri kita, tertekan ketika menerima begitu banyak cobaan yang harus dihadapi, dan merasa iri dengan kesenangan orang lain yang tidak kita dapatkan. Mengapa rasa lelah, berat, dan tertekan menjalani hidup itu ada? Mungkin karena kita lupa untuk melibatkan Allah dalam setiap aktivitas yang kita lakukan.
 
Rasulullah mengajarkan kita untuk senantiasa membaca “Bismillahirrahmaanirrahiim” sebelum melakukan sesuatu. Mengapa? Sebab kita adalah makhluk yang serba terbatas. Usia kita terbatas, pengetahuan kita terbatas, kemampuan kita juga terbatas. Sebutlah mata kita sehat dan dapat melihat ciptaan-Nya dengan jelas. Keterbatasannya dapat kita rasakan ketika kita sadar bahwa yang dapat kita lihat hanyalah benda-benda yang ada di sekitar kita. Bahkan benda di sekitar kita sendiri pun mungkin tidak bisa kita lihat ketika tertutup benda yang lain, atau ukurannya yang sangat kecil, apalagi untuk melihat hal-hal yang ghaib, mata kita tidak kuasa untuk melihatnya.
 
Begitupun dengan kehidupan. Hidup menuntut kita untuk beribadah. Menuntut ilmu, berbakti pada orangtua, berbuat baik pada sesama, peduli akan lingkungan, dan tetap menjaga hubungan dengan Allah lewat Qiyamullail, tilawah, shaum, dan banyak hal yang harus kita kerjakan ketika hidup. Pantaslah Hasan Al Banna pernah berkata bahwa kewajiban kita lebih banyak daripada waktu yang tersedia.
 
Maka, keterlibatan Allah menjadi sangat penting dalam setiap hal yang kita hadapi. Entah itu terlihat  senang, sedih, berat, ringan, mudah, sulit, apapun itu. Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmaanirrahim” yang artinya “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”, menunjukkan bahwa kita telah melibatkan Allah dalam urusan kita. Kita pinjam kekuatan Allah yang tidak terbatas untuk keselamatan dan kesuksesan kita.
 
Sebelum naik angkutan umum, ucapkan basmalah. Sama artinya kita memohon perlindungan Allah atas apapun yang mungkin terjadi di dalam angkutan umum. Pun jika terjadi sesuatu, atas kehendak Allah. Jika akhir hidup kita berakhir disana, juga atas nama Allah.
 
Sebelum belajar, ucapkan basmalah. Masuk atau tidaknya ilmu adalah atas kehendak Allah. Untuk itu kita pinjam kekuatan Allah agar ilmu yang kita pelajari dapat kita pahami. Kalaupun ternyata pada akhirnya kita belum paham, maka tidak perlu khawatir karena terjadinya atas nama Allah.
 
Sebelum bersedekah, ucapkan basmalah. Barangkali ada terselip riya dalam hati.
 
Sebelum berbicara, sebelum memakai sesuatu, sebelum menjawab soal ujian, sebelum mengerjakan tugas, sebelum mengajar, sebelum membeli sesuatu, sebelum memilih sesuatu, sebelum membuka internet, sebelum masuk ke sebuah ruangan, sebelum menyalakan lampu, sebelum minum, sebelum memutuskan sesuatu, sebelum bepergian, sebelum tidur, dan sebelum sebelum yang lain agar Allah terlibat dalam kegiatan setelah kata sebelum tadi.
 
Waktu kita memang terbatas, pengetahuan dan kemampuan kita pun terbatas. Bisa jadi kita lelah, tugas menumpuk, amanah menggunung, belum lagi urusan pribadi kita tidak terselesaikan.  Namun ketika Allah kita libatkan, ketika kekuatan yang kita pinjam adalah kekuatan Allah yang segala maha dan tidak terbatas, maka tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah untuk memampukan diri kita. Dengan izin dan kuasa-Nya, Allah akan meminjamkan kekuatan-Nya lewat tangan kita, kaki kita, hati kita, pikiran kita, atau mungkin lewat perantara orang lain yang tidak kita sangka sebelumnya. Oleh karenanya, mulailah segala sesuatu dengan bismillah. 🙂
Wallahu a’lam bisshowwab.

Leave a Comment

Your email address will not be published.